Jalan Tol Jakarta, Mudahkan Lalu Lintas Jalanan Ibukota

Jalan Tol Jakarta

Jalan Tol jakarta merupakan ruas jalan tol yang di bangun meliputi kawasan lingkar dalam jakarta dan lingkar luas jakarta atau yang lebih sering dikenal dengan jakarta jakarta inner ring road dan jakarta outer ring road. Jalan tol ini merupakan usaha pemerintah untuk menguraikan kemacetan yang melanda jalanan ibu kota. Niatan awal dari pembuatan jalan tol ini untuk mengurangi arus lalu lintas yang cukup padat dijalanan jakarta.

Pembangunan proyek jalan tol jakarta ini merupakan inisiatif dari kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat. Melalui beberapa kontraktor dan badan pengawas jalan tol proyek pembuatan jalan tol ini telah diselesaikan. Jalan tol yang ada di lingkar dalam dan luar jakarta merupakan deretan dari jalan jalan tol utama yang di bangun di indonesia. Jalan jalan tol ini yang menjadi tunggak pencapaian oleh kementrian umum. Pihak operator untuk jalan sendiri yaitu jasa marga merupakan BUMN yang pertama kali mengurusi perawatan dan pembangunan untuk jalan tol.

Trayek Tol Lingkar Dalam Jakarta

Jalan tol lingkar dalam Jakarta atau biasa dikenal dengan jakarta inner ring road atau JIRR merupakan jalan tol yang mengitari kota jakarta. Jalan ini sendiri dibagi menjadi tiga bagian operasional yaitu jalan tol yang di operasikan oleh pihak jas marga, oleh pt citra marga nushapala persada, tbk dan sebagian yang lain merupakan jalan tol yang di bangun berdasarkan teknik sosrobahu yang menjadi jalan layang atau elevated highway yang paling panjang di indonesia.

Jalan tol lingkar dalam jakarta di bagi menjadi tiga bagian yaitu jalan tol cawang pluit atau dikenal dengan sebutan tol dalam kota atau jakarta intra urban tollroad. Jalan tol lingkar dalam atau urban toll road ini dibangun pada tahun 1987 hingga 1996 secara bertahap dan kemudian di operasikan sepenuhnya oleh pt jasa marga persero tbk, bagian kedua merupakan jalan tol pelabuhan. Ruas jalan tol pelabuhan meliputi ruas priuk hingga tanjung priok di bagian utara. Untuk bagian ketiga merupakan jalan tol lingkar dalam bagian jalan tol ir. Wiyoto wiyono yang memiliki ruas mulai dari cawang ke tanjung priok di bagian timur.

Arah keluar masuk kendaraan di jalan tol lingkar dalam jakarta

Untuk trayek keluar masuk kendaraan yang bisa menggunakan jakarta inner toll road dimulai adri kilometer 0,0 yaitu dari simpang susun cawang menuju selatan dari tol jagorawi, lingkar luar dan TMII. Untuk bagian timur meliputi jalan tol jakarta cikampek, bekasi, cikampek dan bandung. Untuk dari arah utara bisa ke jatinegara, kelapa gading dan tanjung priok. Untuk gerbang dari persimpangan di KM 1,8 jika masuk timur maka dari arah gerbang tol cawang dari arah Mt haryono, cawang, bandara halim perdanakusuma dan kampung melayu. Jika keluar dari barat maka ke arah MT haryono, simpang susun cawang, cawang, bandara halim perdanakusuma, dan kampung melayu.

Tarif tol lingkar dalam jakarta

Untuk tarif tol lingkar dalam jakarta sendiri pada bagian ruas tanjung priuk di muali dari gerbang tanjung priuk dua pada km 16,2 maka arah keluarnya adalah tanjung priok, pelabuhan. Dari ancol timur km 17 maka arah keluarnya adalah ancol, senen, gunung sahari, dan mangga dua. Untuk gerbang kemayoran pada km 18 arah keluarnya adalah kemayoran, pekan raya jakarta, dan pademangan. Arah gerbang ancol barat pada km 19, arah keluarnya adalah ancol, senen, mangga dua, gunung sahari, dan untuk gerbang jembatan tiga 1-2 di KM 25 arah keluarnya adalah jembatan tiga dan pluit. Tarif jalan tol lingkar dalam jakarta sendiri berturut turut dari golongan I, II, III, iV dan V adalah 8000, 10000, 12500, 16000, dan 19000.

Trayek Tol Lingkar Luar Jakarta

Jalan tol jakarta tidak hanya lingkar dalam namun ada juga jalan tol lingkar luar jakarta atau jakarta outer ring road (JORR). Jalan tol lingkar luar jakarta merupakan jalan tol yang melingkari jalanan jakarta di bagian luar. Jalan tol lingkar luar jakarta di bangun dan kemudian menjadi bagian dari jalan tol seksi cikunir hingga cakung tahun 1990. Kini jakarta outer ring road telah sampai hingga ke cakung dan termasuk pada kawasan jakarta timur. Ruas jakarta outer ring road sendiri di bagi menjadi tiga bagian yaitu ruas ulujami hingga rorotan yang dikelola oleh pt jalan tol lingkar luar jakarta, ruas kemnangan ke penjaringan di kelola pt jalan lingkar bersatu, dan ruas kembangan ulujami yang dikelola oleh pt marga lingkar jakarta yang merupakan anak perusahaan dari jasa marga.

Jalan tol lingkar luar jakarta sendiri dibangun dengan niatan untuk memudahkan warga tangerang yang akan menuju jakarta atau menuju bekasi, bogor, dan kota kota yang ada di daerah pantura. Untuk jalur selatannya sendiri memiliki tujuan utama ke depok, dan menjadi tujuan utama bagi warga tangerang selatan, ke bekasi, bogor dan depok selain itu juga bisa ke kota kota pantura dengan jalur selatan.

Pembangunan jalan tol lingkar luar jakarta sendiri dibangun menjadi beberapa bagian dan di operasikan dengan beberapa ruas. Ruas pertama yang di operasikan adalah ruas cikunir hingga ckung pada tahun 1990 pondok pinang dan lenteng agung pada pertengahan tahun 1990an. Awalnya jakarta outer ring road menggunakan sisitem pembayaran tertutup. Namun untuk ruas ulujami hingga hankam menggunakan pembayaran yang menyatu dengan rusa jalan tol ulujami serpong, dan untuk cikunir ke rorotan membayar pada ruas jalan tol jakarta cikampek. Untuk ruas setelah hankam ke cikunir yang dipersiapkan tahun 2007, pembayaran jalan tol ini di buat dengan sistem terbuka. Sehingga untuk menunjang hal ini dibangunlah gerbang tol veteran. Pada februari 2010 ruas kembangan dan penjaringan di operasikan. Saat 2013 ruas W2 atau utara paker 1-3 yaitu kembangan ciledug juga di operasikan. Untuk tahun 2014 yang di operasikan adalah ruas W2 atau utara paket 4 yaitu ciledug ulujami.

Pengelola jalan tol untuk jakarta outer ring road sendiri adalah PT JLI, PT MLJ, dan PT JLB. Sedangkan untuk tarif jalan tol lingkar luar jakarta sendiri sama dengan tarif untuk tol lingkar dalam jakarta atau jakarta inner ring road. Ruas JORR yang menjadi bagian dari kerjasama pemerintah dengan pemerintah DKI jakarta melalui BUMB PT Jakarta Propertindo adalah ruas W2 sepanjang 7,8 kilometer. Komposisi untuk investasinya sendiri merupakan 65 persen di miliki oleh pemerintahan pusat melalui PT Jasa Marga dan 35 persen dimiliki oleh pemerintahan daerah atau dki jakarta.

Untuk pembangunan tol JORR W2 sendiri terdiri dari empat paket. Paket pertama merupakan paket Kebun Jerok hingga Meruya. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor dari pt wijaya karya. Paket kedua merupakan ruas dari Meruya – Joglo yang di kelola PT Adhi Karya. Dan paket yang ketiga merupakan ruas Joglo – Ciledug yang dikerjakan oleh PT Wasikita Karya dan paket terakhir atau keempat adalah paket dari ciledug ke ulujami yang di prakarsai oleh kontraktor dari jaya konstruksi. Paket tol JORR W2 ini merupakan paket tol kerjasama antara pemerintah melalui kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat dengan pemerintah daerah DKI. Dengan adanya jalan tol jakarta ini lalu lintas di jakarta yang macet bisa diuraikan.

Description : jalan tol jakarta merupakan jalan tol yang melingkari kota jakarta bagian dalam dan jakarta bagian luar. Pembangunan jalan tol ini penting untuk mengurai kemacetan yang ada di jakarta